Motivational Blog, Music, and My Art

Analisis Jurnal Ekonomi

Tugas : Teori Ekonomi 2
Dosen : Dr.Prihantoro

Judul Jurnal : Efisiensi Produksi Kentang di Provinsi Aceh

Pengarang : Suyanti Kasimin

Tahun jurnal : 2010

sumber jurnal : http://jurnal.fe-unsyiah.org/wp-content/uploads/2011/11/v9.2.7.Suyanti-Kasimin.pdf

Analisis Jurnal

Tema : Produktivitas Kentang di  Provinsi Aceh

Latar belakang masalah

Kentang adalah salah satu bahan pangan yang bergizi tinggi yang jumlah permintaannya terus meningkat seiring jumlah pertumbuhan penduduk. Kentang juga menjadi sangat prospektif jika dikembangkan di Indonesia. Walaupun demikian, pengembangan usahatani kentang di Provinsi Aceh berjalan lambat dan tidak bertumbuh karena disebabkan oleh berbagai macam hal, seperti terbatasnya modal  dan kekurangan sarana produksi, padahal dengan iklim yang dimiliki Indonesia, seharusnya kentang dapat di produksi sepanjang tahun. Berdasarkan hal tersebut, efisiensi produksi kentang di Aceh dapat ditelitin dan diperbaiki, sehingga efisiensi produksi kentang dapat terwujud.

Metodologi Penelitian

Penelitian ini adalah jenis penelitian survey.  Survey dilakukan di Kabupaten sentra produksi kentang di Provinsi Aceh yaitu di Kabupaten Aceh Tengah dan Kabupaten Bener Meriah. Tiap kabupaten diambil jumlah yang sama, yaitu 50 orang petani dari 2 kecamatan terpilih, dan tiap kecamatan

diambil 25 orang petani dari 2 desa terpilih. Jumlah kecamatan dalam penelitian ini 4 kecamatan dan 8 desa.

Metode penelitian

Dalam penelitian ini, model fungsi produksi ditulis dalam fungsi logaritma sebagai berikut.

Log Y = Log a0 + a1logX1 + a2logX2+ a3logX3+ a4logX4+ a5logX5+ a6logX6 + µ

Keterangan

Y = Jumlah produksi kentang
X4 = Jumlah Penggunaan Pestisida
X1 = Luas Lahan
X5 = jumlah penggunaan tenaga kerja
X6 = tingkat pemakaian teknologi
X3 = jumlah penggunaan pupuk
X2 = Jumlah penggunaan bibit
Log a0 = Konstanta
a1,a2,a3,a4,a5,a6 = koefisien regresi

Berdasarkan rumus tersebut, dapat diketahui skala kenaikan hasil, yaitu jika bi = 1 berarti skala kenaikan hasil yang tetap. Jika bi > 1 berarti kenaikan hasil semakin bertambah dan jika bi < 1 berarti kenaikan hasil semakin berkurang.

Selain itu di dalam jurnal ini, bertujuan juga mengukur efisiensi produksi kentang di Aceh dengan cara regresi.

Hasil dan Pembahasan

Berdasarkan penelitian yang dilakukan, tingkat produksi kentang di Aceh sangat dipengaruhi oleh bibit kentang yang dipakai. Sayangnya, karena keterbatasan bibit yang berkualitas, perluasan lahan hanya akan menurunkan tingkat produktivitas tanaman kentang. Selain itu, tanaman kentang sangatlah sensitif terhadap kebutuhan akan unsur hara yang terkandung di dalam pupuk. Sekali lagi, jika lahan diperluas, kebutuhan pupuk akan meningkat. Hal ini mengakibatkan petani tidak mampu menyediakan pupuk yang membuat produktivitas kentang menjadi turun. Selain itu, pemakaian pestisida atau fungisida terlalu berlebihan sehingga secara tidak langsung juga ikut menurunkan produktivitas kentang. Walaupun demikian, hal yang memiliki pengaruh signifikan terhadap jumlah produksi kentang di Aceh hanyalah jumlah bibit, jumlah pupuk, tenaga kerja dan teknologi, sedangkan yang lannya tidak memiliki pengaruh yang signifikan. Dengan demikian, jika pemerintah Aceh memerhatikan keempat hal diatas, produksi tanaman kentang dapat menjadi lebih efisien daripada sebelumnya.

Kesimpulan dan Rekomendasi

Kesimpulan
Efisiensi produksi kentang di Aceh saat ini masih cenderung rendah, yaitu 12,59 ton/ha  jika dibandingkan dengan produktivitas potensial sebesar 40 ton/ ha. Hal ini terjadi karena empat hal utama yang telah dikemukakan sebelumnya, yaitu jumlah bibit, jumlah pupuk, tenaga kerja dan teknologi.

Rekomendasi
Untuk mengatasi masalah tersebut, akan lebih baik jika pemerintah menmperhatikan distribusi pupuk dan bibit berkualitas, sehingga produktivitas kentang di Aceh semakin maksimal. Pemerintah juga dapat mengadakan berbagai macam pelatihan bagi para SDM yang bekerja dalam bidang produksi kentang, agar SDM tersebut dapat menjadi SDM yang berkualitas dan memproduksi lebih banyak kentang secara efisien.  Terakhir, dengan memerhatikan teknologi yang tepat, Aceh akan menjadi daerah yang lebih baik dan produktivitas yang tinggi.

Disusun Oleh :
Michael Alexander
SMAK-04
24210380

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Tag Cloud

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: