Proses Pembelian di Bidang Pemasaran

Proses Pembelian Sebelum seorang konsumen membeli , atau mengkonsumsi suatu produk, mereka selalu melewati beberapa proses yang disebut sebagai proses pembelian. Contoh proses tersebut di dalam bidang pemasaran adalah sebagai berikut.

1. Menganalisa keinginan dan kebutuhan

Awalnya, konsumen menyadari kebutuhannya akan suatu barang. Kemudian hal itu dengan segera menimbulkan keinginan untuk membeli barang tersebut.

2. Menilai beberapa sumber

Setelah menetapkan keinginan, dan kebutuhannya, ia menilai beberapa sumber. Maksudnya adalah mengumpulkan informasi tentang laptop yang akan dibeli, seperti spesifikasinya dari barang yang diinginkan tersebut.

3. Menetapkan tujuan pembelian

Setelah mengumpulkan informasi yang cukup, konsumen tersebut menetapkan suatu tujuan tentang pembelian barang tersebut berdasarkan informasi yang telah terkumpul.

4. Mengidentifikasikan alternatif pembelian

Setelah yakin akan membeli suatu barang, konsumen mencari produk-produk laptop lainnya sebagai alternatif, atau barang subtitusi dari barang tersebut.

5. Mengambil keputusan untuk membeli

Adalah hasil yang akhirnya diputuskan oleh sang konsumen, apakah ia akan membeli barang tersebut, atau tidak. Jika membeli barangnya, sang konsumen akan menentukan hal-hal tentang barang tersebut (apa, kapan, dimana, berapa, dll.)

6. Perilaku sesudah pembelian

Sesudah membeli konsumen akan mendapat pengalaman, sehingga dapat memperkuat, atau memperlemah perilaku pembelian di masa datang.

Berikut adalah contoh konkritnya di dalam dunia nyata.

Seorang mahasiswa Universitas Gunadarma mendapatkan banyak tugas yang berhubungan dengan komputer, sehingga ia menyadari bahwa ia menginginkan, dan membutuhkan sebuah laptop.

Kemudian, karena sebelumnya telah membeli komputer,maka berdasarkan pengalaman-pengalamannya, ia menyelidiki, dan mencari berbagai informasi tentang laptop. Ia mendapatkan informasi bahwa laptop merk Acer, Toshiba, dan HP adalah merk-merk yang unggul, dia juga mendapatkan spesifikasinya.

Setelah ia mendapatkan informasi yang cukup akhirnya ia menentukan tujuannya, ia akan membeli sebuah laptop yang memiliki intel i5, HDD 750 GB, Bluetooth, Wi-fi dan beberapa fasilitas lainnya yang ia inginkan. Ia memilih dan menentukan tujuannya secara hati-hati sebab ia sedang melakukan pemecahan masalahnya yang bersifat ekstensif, dimana merk, dan keterlibatan yang dibutuhkan sangat penting.

Setelah ia menentukan tujuannya, ia melihat keadaan, dan barang alternatif yang dapat memenuhi kebutuhannhya saat itu, seperti barang subtitusinya. Mahasiswa tersebut mengidentifikasi ipad, notebook, dan netbook yang dapat menjadi alternatif lain bagi pembelian laptop.

Setelah menimbang-nimbang akhirnya mahasiswa tersebut memutuskan untuk membeli sebuah laptop merk HP tipe Pavilion dv2 karena spesifikasinya yang lengkap. Ia membelinya dengan segera di salah satu pameran yang sedang obral. Maka, iapun memiliki laptop sekarang.

Setelah memakai laptop tersebut, mahasiswa tersebut menyukai laptop tersebut, walaupun ia menemukan beberapa kekurangan. Berdasarkan hal tersebut, di masa datang perilaku pembeliannya akan menguat ia akan semakin terlibat, dan berhati-hati, serta memaksimalkan suatu manfaat yang didapat dari suatu prosuk, dalam hal ini barang tersebut adalah laptop.

Demikianlah proses pembelian suatu produk.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s