Circular Flow (Tugas Teori Ekonomi)

Dosen : Dr.Prihantoro
Blog     : http://nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/prihantoro/

Di dalam dunia ekonomi, masyarakat merupakan salah satu pihak terpenting, oleh sebab itu kita harus memahami dan mengetahui apa hubungannya dengan pihak-pihak  lainnya, seperti produsen, bank, dan pemerintah. Untuk mengetahuinya secara spesifik, kita bisa melihat ke diagram circular flow

Berikut adalah diagram circular flow  tersebut.

1.  Hubungan Masyarakat dengan Produsen
Seperti  diagram yang bisa kita lihat diatas, produsen dan masyarakat memiliki suatu hubungan timbal balik dan keduanya dapat saling memengaruhi satu sama lain. Tanpa masyarakat, produsen tidak akan bisa bertahan dan survive, sebaliknya tanpa produsen, kegiatan konsumsi tidak akan bisa dilakukan oleh masyarakat.

Lalu, apa contoh nyata dari hubungan keduanya? Sekarang, bayangkanlah bahwa masyarakat berhenti melakukan konsumsi. Saat masyarakat berhenti melakukan konsumsi, Produsen akan kehilangan pasarnya, yang mengakibatkan perusahaan tidak profitable. Akhirnya, Produsen tidak akan bisa membayar gaji para pegawainya dan akhirnya produsen mungkin akan gulung tikar.

Selain hal-hal diatas, sebagian besar produsen juga mempekerjakan masyarakat dan memberikan imbalan berupa gaji kepada mereka. Kemudian, gaji tersebut dapat digunakan masyarakat  untuk melakukan kegiatan ekonomi dan juga dapat digunakan untuk investasi yang berhubungan dengan produsen.

Kesimpulannya,  masyarakat dan produsen memiliki hubungan yang kuat yang saling bergantung satu sama lain.

2.  Hubungan Masyarakat dengan Pemerintah

Sekarang, marilah kita bahas hubungan antara masyarakat dan pemerintah. Di dalam perekonomian, Sebenarnya secara sadar maupun tidak, banyak kegiatan di masyarakat yang berhubungan baik secara langsung atau tidak langsung dengan pemerintah.

Hubungan paling sederhana yang dapat kita lihat adalah pajak dan subsidi. Pajak adalah uang atau iurabn yang dibayarkan masyarakat kepada pemerintah, misalnya ketika Anda makan di restoran, Anda harus membayar lebih dari harga yang dijual oleh restoran tersebut. Sebaliknya, subsidi adalah bantuan dari pemerintah untuk membantu masyarakat atau suatu bisnis. Contoh subsidi yang paling sederhana adalah subsidi BBM

Selain pajak dan subsidi, masyarakat dan pemerintah juga berhubungan melalui policy (kebijakan). Pemerintah seringkali menetapkan kebijakan-kebijakan yang dapat memengaruhi kualitas kehidupan masyarakat, dan kestabilan perekonomian di suatu negara. Contohnya adalah kebijakan moneter, yaitu kebijakan yang berhubungan dengan uang. Dengan kebijakan moneter, pemerintah dapat berusaha untuk mengatur jumlah uang beredar yang akan berhubungan dengan masyarakat.

3.  Hubungan Masyarakat dengan Bank

Hal terakhir yang perlu diketahui adalah hubungan masyarakat dengan bank. Secara sederhana, bank merupakan lembaga keuangan yang menyimpan uang atau dana masyarakat, dan kemudian menyebarkannya kembali ke masyarakat yang membutuhkan uang tersebut. Sebagai gantinya, bank akan memberikan bunga kepada masyarakat yang menabung , dan mengenakan bunga pada masyarakat yang meminjam

Keberadaan bank di masyarakat juga membantu kita semua untuk mengembangkan uang dan aset kita. Bank juga memudahkan masyarakat untuk menjaga uangnya dan melakukan pembayaran dalam skala regional dan internasional. Menabung uang di bank juga cenderung lebih aman.

Bank juga berfungsi sebagai sumber dana. Bank memberikan pinjaman atau kredit bagi masyarakat yang membutuhkan uang untuk membuka usaha ataupun memenuhi kebutuhan-kebutuhan mereka yang mendesak. Pada akhirnya, masyarakat dan bank saling berhubungan. Kedua pihak mendapatkan keuntungan seperti yang telah dijabarkan diatas secara singkat.

4.  Pasar Modal

Aspek lainnya yang bisa kita tinjau yang berhubungan dengan kegiatan diatas adalah pasar modal. Pasar modal memberikan kesempatan yang besar bagi masyarakat untuk menanamkan atau mengiventasikan uangnya dalam bentuk saham atau obligasi.

Obligasi adalah surat pengakuan utang yang dikeluarkan oleh perusahaan kepada pemegang obligasi. Kelak, perusahaan akan membayar pokok hutang serta kupon bunganya pada saat jatuh tempo.  Jadi para pemilik obligasi, akan mendapatkan keuntungan dari kupon bunga tersebut.

Sedangkan saham adalah surat kepemilikan suatu perusahaan yang diperjual-belikan di bursa efek. Surat kepemilikan tersebut dikeluarkan oleh perusahaan yang telah memenuhi syarat-syarat yang telah ditentukan.

lalu bagaimana cara agar kita bisa mendapatkan keuntungan melalui saham? Cara pertama adalah dengan memiliki saham tersebut. Maksudnya, sebagai pemilik kita akan mendapatkan deviden yang dibagikan di setiap akhir tahun.

Cara selanjutnya adalah dengan melakukan kegiatan trading. Para trader saham membeli saham, dan kemudian menjualnya saat harga saham tersebut naik. Selisih harga saham tersebut disebut capital gain jika harga jual lebih besar dari harga beli, dan disebut capital loss jika sebaliknya.

Sekilas tentang saham, para trader saham biasanya melakukan analisis sebelum melakukan kegiatan jual dan beli saham. Analisis ini terbagi menjadi dua yaitu, analisis fundamental dan analisis teknikal. Analisis teknikal adalah analisis harga menggunakan grafik harga di masa lampau untuk memprediksi harga selanjutnya, sedangkan analisis fundamental berhubungan dengan perekonomian makro dan mikro di suatu negara.

Selanjutnya adalah obligasi. Obligasi adalah surat pengakuan utang yang dikeluarkan oleh perusahaan kepada pemegang obligasi. Kelak, perusahaan akan membayar pokok hutang serta kupon bunganya pada saat jatuh tempo.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s