Sunk Cost (Biaya Tertanam)

Tugas : Teori Ekonomi 2
Dosen : Dr.Prihantoro

Sunk cost (biaya tertanam) adalah salah satu jenis biaya yang dikenal dan diakui di dunia ekonomi. Pertama-tama, jika kita melihat definisinya, sunk cost adalah biaya investasi yang sudah dikeluarkan oleh seseorang dan tidak dapat dipulihkan kembali.

Di dalam konteks perusahaan, definisi sunk cost dapat menjadi sedikit berbeda, yaitu suatu biaya yang telah dikeluarkan, tetapi tidak memiliki hubungan langsung dengan proses produksi yang terjadi di dalam perusahaan tersebut. misalnya, perusahaan mempekerjakan seorang manajer secara kontrak. maka, gaji manajer tersebut akan dianggap sebagai sunk cost karena sang manajer tidak terjun langsung di dalam proses produksi yang dilakukan oleh perusahaan.

Yang unik, saat kita meneliti sunk cost lebih jauh, kita akan menemukan sebuah istilah yang disebut sunk cost dilemma atau dilema biaya tertanam. Sunk cost dilemma mengungkapkan bahwa sunk cost tidak harus dipertimbangkan ketika keputusan yang dibuat dapat menyebabkan suatu situasi yang pada akhirnya dapat membawa masalah yang besar. Jadi, dengan adanya sunk cost dilemma, suatu perusahaan dapat membuat keputusan yang salah atau buruk.

Lalu bagaimana sunk cost dapat dihitung? jika kita ingin menghitung sunk cost, maka kita tidak akan terlepas dari biaya tetap atau fixed cost, dan biaya tetap yang dapat dihindari atau avoidable fixed cost. Fixed cost adalah biaya yang dikeluarkan oleh suatu perusahaan yang jumlahnya tidak tergantung dengan barang atau jasa yang diproduksi oleh perusahaan tersebut. Sedangkan, avoidable fixed cost adalah biaya tetap yang penggunaannya dapat dihindari.

Berikut adalah rumus dari fixed cost.

Fixed Cost = Sunk cost + Avoidable Fixed Cost

Berdasarkan persamaan matematis diatas, kita dapat merubahnya dan menjadikannya rumus untuk mencari sunk cost, sebagai berikut.

Sunk Cost = Fixed Cost – Avoidable Fixed Cost

Selanjutnya, jika di anilisis lebih jauh, sunk cost dapat menjadi penghalang bagi suatu perusahaan untuk keluar dari industrinya. Sebagai contoh, bayangkanlah bahwa seseorang ingin memulai usaha rumah makan. Orang tersebut kemudian mengeluarkan uangnya untuk menyewa tempat, karyawan, membeli peralatan dan perlengkapan kantor. Pertanyaanya, setelah mengeluarkan biaya investasi tersebut, akankah orang itu mundur dan tidak jadi membuka usaha? Hampir bisa dipastikan jawabannya adalah tidak. Orang tersebut tidak akan mau rugi atas semua investasi yang sudah ia keluarkan dan tidak dapat kembali lagi (sunk cost).

Contoh lainnya untuk memperjelas tentang sunk cost adalah biaya depresiasi yang terjadi pada mesin yang dibeli oleh perusahaan. Misalnya perusahaan membeli mesin tersebut seharga 2 milyar, satu tahun kemudian, harga mesin tersebut menyusut menjadi 1,9 milyar walaupun tidak pernah dipakai sekalipun. Maka, 100 juta adalah sunk cost bagi perusahaan.

Selain terjadi di dalam konteks perusahaan, sunk cost juga terjadi di dalam kehidupan kita sehari-hari. Misalnya, ketika kita membeli tiket seminar yang ternyata tidak kita sukai. Saat kita membeli tiket tersebut, kita dapat memilih untuk tetap menghadirinya, tetapi akan merasa bosan, ngantuk dan lelah, atau melakukan suatu hal yang kita sangat sukai. Walaupun demikian, apapun keputusan kita, tiket seminar yang sudah kita bayar tidak dapat kembali menjadi uang, maka uang yang dikeluarkan tersebut disebut sunk cost.

Sebagai penutup, menurut saya pribadi, dengan adanya sunk cost, kita sebagai investor, pemilik bisnis atau apapun profesi Anda. Sunk cost dapat bermanfaat agar kita dapat lebih hati-hati ketika mengambil suatu keputusan.

Referensi

http://en.wikipedia.org/wiki/Sunk_costs

http://mindyourdecisions.com/blog/2007/08/22/the-idea-of-sunk-costs/

http://diskusiekonomi.blogspot.com/2007/10/pacaran-tanpa-sunk-cost-mcb.html

http://id.wikipedia.org/wiki/Biaya_tetap

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s