2 Tahun Lalu

Hari ini tanggal 28 Juni 2014, saya duduk di depan laptop dan mengetik tulisan ini. Jika diinga-ingat, sudah hampir 4 tahun lamanya saya berkutat dalam dunia self-development. Saya telah membaca berbagai buku motivasi, entrepreneurship, hipnosis, networking, dan negosiasi, namun sayangnya saya belum mendapatkan hasil yang sesuai dengan yang saya inginkan.

Minggu ini saya memikirkan berbagai hal, memikirkan tentang apa yang kurang dalam hidup ini, dan berpikir apakah formula kesuksesan itu benar-benar ada. Salah seorang teman saya juga mengatakan bahwa sudah seharusnya saya merenungkan apa yang akan terjadi jika besok saya meninggalkan dunia ini, atau orang tua saya yang pergi terlebih dahulu ke kehidupan kekal. Setelah melalui perenungan yang cukup panjang, kurang lebih 5 hari inilah hal-hal yang saya temukan. Sebagai catatan, saya menulis perenungan ini di blog bukan untuk pamer, namun untuk mengingatkan saya bahwa hidup ini sangatlah singkat. Saya ingin ketika kembali melihat post ini, saya sudah berada di tempat yang benar-benar berbeda🙂

1. Mama

Mama adalah satu kata sederhana, namun untuk kebanyakan orang adalah kata-kata yang memiliki makna yang sangat dalam. Ketika saya pikirkan secara mendalam, salah satu alasan saya untuk berjuang bukanlah untuk diri saya sendiri. Saya terlalu egois karena selalu memikirkan diri sendiri. Untuk saya pribadi, mama adalah orang yang sangat berharga dan keberadaannya tidak dapat digantikan oleh siapapun di dunia ini.

Untuk mama, saya berjuang. membawa mama ke luar negeri, dan menikmati keindahan dunia juga merupakan mimpi saya. Waktu terus berlalu, dan mama juga semakin tua. Saya tidak ingin menyesal oleh sebab itu, mulai hari ini 28 Juni 2014, saya berjanji kepada diri saya sendiri, dan Tuhan bahwa saya akan melakukan apapun dengan sebaik-baiknya. Saya akan BERKOMITMEN untuk menjadi pribadi yang lebih baik yang pada akhirnya dapat bermanfaat bagi diri saya sendiri, orang banyak, dan Tuhan. Saya tidak butuh validasi orang lain, dan akan berjuang untuk mama, dan orang-orang lainnya yang sayangi.

2. Penderitaan, Beban, dan Stress

Saya percaya bahwa Tuhan selalu berkarya dalam hidup kita. Suatu hal yang buruk dapat berubah menjadi hal yang baik hanya dengan merubah sudut pandang kita. Bagi saya, saya memiliki masa muda yang jauh dari orang normal. Dan sebelum saya meninggalkan dunia ini, saya percaya bahwa ada suatu hal yang bisa saya tinggalkan. Saat ini, saya belum tahu itu apa, namun seiring berjalannya waktu saya yakin akan menemukannya.

3. Action

Perenungan ini membawa saya ke satu kata yang sangat powerful, yaitu tindakan. Tidak ada perubahan yang terjadi tanpa tindakan. Tindakan yang merubah semuanya, bukan buku, pikiran, atau apapun juga. Pikiran dan tindakan selalu searah. Rubah tindakan kita, maka pikiran kita juga akan berubah. Bangun kebiasaan sukses, tidak perlu banyak-banyak, cukup 3 kebiasaan dahulu, dan jalankan selama 66 hari. Kemudian install-lah 3 kebiasaan baru setiap 66 hari sekali. 3 kebiasaan baru yang ingin saya lakukan adalah bangun pagi, olahraga, dan bekerja keras. Entah hasilnya seperti apa, saya percaya bahwa  Tuhan akan selalu menyertai anaknya dalam setiap kegiatan.

Sebagai penutup dari post ini, saya ingin mengatakan pada Tuhan satu kata, yaitu terima kasih. Terima kasih telah berkarya dalam hidupku. Ya Tuhan, mudahkanlah jalan hidupku, dan bimbing aku menuju masa depan yang terbaik.

 

 

Your lovely Son,

 

 

Michael

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s