Apa Itu Kebahagiaan dan Bagaimana Cara Meraihnya?

Sudah lama sekali saya tidak menulis di blog ini. Sebenarnya, blog ini pada awalnya dibuat hanya dengan tujuan mendapatkan nilai dari dosen. Maka secara otomatis ketika saya lulus, saya sangat jarang menulis sesuatu disini. Tulisan kali ini merupakan tulisan terakhir saya di blog ini, dan dalam waktu dekat, saya akan membuat sebuah blog pribadi yang berisi tentang pengalaman hidup, serta berbagai hal lainnya. Jadi, stay tune ya guys!

Well, dalam kesempatan kali ini, saya ingin sharing kepada teman-teman tentang kebahagiaan. Saya yakin jika Anda sering membaca buku dan bergelut di dunia pengembangan diri seperti saya, kata “bahagia” sebenarnya tidak asing lagi. Namun apakah kebahagiaan itu?

Dalam lima tahun terakhir, saya membaca ratusan buku pengembangan diri dan bisnis, serta mendengarkan dan menonton konten motivasi lainnya. Dari situ, saya mendapatkan banyak sekali penjelasan, yang bahkan diantaranya berlawanan sama sekali.

Your Biggest Potential

Misalnya begini, satu penulis mengatakan bahwa hidup harus memiliki target, karena dengan memiliki tujuan yang jelas, kita tahu kemana kita akan pergi. Sementara itu penulis lain menulis, “hiduplah tanpa target, maka Anda akan merasa bahagia dan bebas”. Lebih parahnya lagi, kedua penulis ini sama-sama terkenal, dan sama-sama bilang bahwa apa yang mereka tulis memiliki dasar ilmiah yang kuat, dan terbukti. Waktu itu, bukan menjadi bahagia, malah saya menjadi bingung sendiri.

Seiring berjalannya waktu, saya menjadi semakin mengerti dengan kedua teori tersebut. Sebenarnya, kedua penulis tersebut tidak ada yang berbohong. Mereka hanya menulis kebahagiaan dari sudut pandang mereka sendiri, disaat itu juga saya sadar bahwa tidak ada teori yang pasti tentang kebahagiaan sebab apa yang berlaku bagi satu orang, belum tentu berlaku bagi orang lain. Standard kebahagiaan orang yang satu dengan orang lain sangat berbeda. Ada orang yang bahagia dengan memiliki uang milyaran rupiah, namun sebagian orang akan lebih bahagia jika bisa aktif di dalam kehidupan sosialnya. Ini hanyalah masalah pilihan.

Memilih untuk bahagia bukan semata-mata kita menjadi bahagia saat memutuskan, tetapi tentang bagaimana kita menindaklajuti keputusan tersebut. Kebahagiaan bukanlah suatu tindakan, namun tindakan kita akan mempengaruhi tingkat kebahagiaan kita.

Bagi saya sendiri, ketika saya merenung kembali, rata-rata kebahagiaan dalam kehidupan saya pribadi datang dari progress. Ketika saya bergerak maju di suatu bidang kehidupan, maka saya akan merasa semakin bahagia. Bahagia bukanlah tujuan akhir, melainkan suatu proses yang akan terus berkembang seiring berjalannya waktu. Definisi ini sendiri mungkin akan berubah lagi nanti, yang pasti saya akan melakukan apa yang saya bisa sebaik-baiknya.

Sekarang semua kembali ke diri masing-masing, apakah definisi kebahagiaan menurut diri kalian sendiri? Tidak ada yang benar, dan tidak ada yang salah, namun ada baiknya jika kita menentukan standard yang mudah dan terus mengembangkannya seiring dengan fase bertumbuhnya kita sebagai seorang manusia.

Semoga kedamaian dan keberlimpahan selalu menyertai Anda,

Michael Gandaatmadja

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s